Mengenal Air Terjun Leke Leke
Air Terjun Leke Leke adalah salah satu objek wisata alam yang terletak di Kabupaten Tabanan, Bali. Tempat ini berada dekat jalur utama Denpasar–Singaraja, sehingga mudah dijangkau dari berbagai arah. Keindahannya bertumpu pada alam yang masih asri, hutan yang rindang, dan suasana yang lebih sejuk dibanding kawasan selatan Bali.
Artikel ini membahas segala hal yang perlu Anda ketahui sebelum berkunjung, mulai dari lokasi, cara tiba, biaya tiket, jam buka, hingga waktu terbaik untuk berkunjung.
Ringkasan Singkat
- Nama: Air Terjun Leke Leke.
- Lokasi: Banjar Kerobokan, Desa Mekarsari, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali.
- Jarak dari Denpasar: ±50 km, sekitar 1,5–2 jam berkendara.
- Jarak dari Ubud: ±1 jam.
- Tinggi air terjun: ±30–32 meter.
- Durasi kunjungan: ±2–3 jam termasuk trek menurun.
- Ciri khas: air terjun tunggal, jembatan bambu, hutan rindang, suasana sejuk.
Sejarah Air Terjun Leke Leke
Air Terjun Leke Leke dulunya dikenal dengan nama Kipuan Kebo. Nama tersebut merujuk pada fungsi awal tempat tersebut, yaitu sebagai tempat mandi dan minum kerbau. Seiring waktu, nama tersebut mengalami perubahan menjadi Air Terjun Leke Leke.
Nama Leke Leke berasal dari kondisi jalannya yang berliku-liku. Sebelum ada jalan yang sekarang, warga setempat harus menempuh perjalanan yang lebih panjang dan sulit. Dengan adanya akses jalan, kawasan ini mulai dikenal sebagai destinasi wisata.
Air terjun ini mulai dibuka sebagai daya tarik wisata pada tanggal 19 Maret 2017. Pengelola awalnya mengembangkan kawasan secara mandiri. Sejak saat itu, jumlah kunjungan terus meningkat, terutama dari wisatawan mancanegara.
Kenapa Berkunjung ke Air Terjun Leke Leke?
Air Terjun Leke Leke berada di kawasan pegunungan yang jauh dari kebisingan kota. Suasana sejuk dan alaminya membuat tempat ini cocok untuk yang ingin melepas penat.
Beberapa alasan mengapa tempat ini layak dikunjungi:
- Lokasi strategis. Berada di kawasan pegunungan sekitar Bedugul.
- Air terjun tunggal. Jatuh dari ketinggian ±30–32 meter.
- Trek yang mudah dimulai. Jalur menuruni stepak setapak singkat.
- Pemandangan alam. Pohon paku, sulur, dan latar batuan keras.
- Rute kawasan wisata. Dapat dikombinasi dengan destinasi lain di sekitar Tabanan.
Keistimewaan Air Terjun Leke Leke
Beberapa hal yang membuat Air Terjun Leke Leke berbeda dari air terjun lainnya:
- Lokasi di dataran tinggi. Udara sekitar lebih sejuk dibanding kawasan selatan Bali.
- Air terjun jatuh dari ketinggian ±30–32 meter. Dari kejauhan, ketinggian dan suara air sudah terlihat.
- Jalur trek yang berliku. Persawahan, kebun kelapa, dan hutan menjadi bagian dari perjalanan.
- Jembatan bambu. Bagian terakhir perjalanan melintasi jembatan bambu.
- Suasana alami. Air terjun berada di antara tebing tinggi dan pepohonan.
Hal yang Bisa Dilakukan di Air Terjun Leke Leke
- Menikmati pandangan air terjun dari jalur trek.
- Mendekat lebih dekat ke patah dan tatapan dasar.
- Berfoto di area jembatan bambu.
- Bergabung dengan kunjungan grup atau menggunakan jalur panduan.
- Melanjutkan ke kawasan wisata lain di sekitar Tabanan.
- Membeli oleh-oleh yang tersedia di klinik/gerai kecil.
Cara Tuju ke Air Terjun Leke Leke
Dari Denpasar
Dari Denpasar, lanjutkan ke arah utara menuju jalur Singaraja. Jarak ±50 km, waktu perjalanan ±1,5–2 jam tergantung kondisi macet.
Langkah umum:
- Lewati pusat Denpasar menuju arah utara.
- Ikuti rambu menuju jalur Denpasar–Singaraja.
- Lanjut melalui kawasan pedesaan dan perkebunan.
- Ikuti penunjuk arah menuju Air Terjun Leke Leke.
- Parkir di area parkir yang disediakan.
- Lanjut trek menuruni stepak setapak menuju kawasan air terjun.
Dari Ubud
Dari Ubud, tentukan arah menuju Tabanan dan lanjut melalui kawasan pegunungan. Jarak ±1 jam.
Dari Pulau Penginapan
Dari kawasan Canggu, Seminyak, atau Kuta, perjalanan ±1,5–2 jam. Karena tidak ada jalur transportasi umum langsung, sebaiknya gunakan kendaraan pribadi atau antarkan diri sendiri.
Transportasi Umum
Jalur transportasi umum langsung ke lokasi tidak tersedia. Disarankan menggunakan kendaraan pribadi, ojek, atau sejenisnya. Bagi yang menggunakan transportasi umum, lanjut dari Bus Solo ke Ubud, kemudian hubungkan dengan loket tiket yang tersedia di area.
Baca Juga : Waterbom Bali: Panduan Lengkap Harga Tiket, Lokasi, dan Wahana Populer di Kuta
Waktu Terbaik Berkunjung
Waktu terbaik biasanya di antara pukul 08.00–11.00 WITA. Pada jam ini, pencahayaan lebih baik dan jumlah pengunjung masih lebih terkendali.
Tips:
- Datang cukup awal untuk mendapatkan suasana yang tenang.
- Hindari jam sibuk seperti akhir pekan atau hari libur.
- Periksa kondisi cuaca sebelum pergi.
- Jangan datang saat hujan lebat yang menyebabkan jalan licin.
Biaya Masuk dan Informasi Pameran

Biasanya berlaku:
- Warga Indonesia: ±Rp25.000
- Pelancong: ±Rp50.000
Catatan: Biaya dapat berubah sewaktu-waktu. Sebaiknya periksa kembali informasi terbaru di lokasi sebelum berkunjung.
Apa yang Perlu Dibawa
- Pakaian yang nyaman.
- Sepatu yang nyaman untuk trek.
- Izin syahwat/bola untuk berkunjung.
- Tabir surya.
- Air minum.
- Dompet uang untuk tiket.
Baca Juga : Lahangan Sweet: Panduan Lengkap Berkunjung ke Viewpoint Gunung Agung
Tips Berkunjung
- Datang lebih awal sebelum pukul 09.00 WITA.
- Ikuti tanda arah dan nasihat pengelola.
- Hati-hati di area basah.
- Jaga kebersihan.
- Jangan meninggalkan sampah.
Destinasi Terdekat
- Kawasan wisata sekitar Bedugul.
- Beberapa destinasi wisata di Kabupaten Tabanan yang dapat dilanjutkan.
Pertanyaan Umum
- Di mana Air Terjun Leke Leke berada? Di Banjar Kerobokan, Desa Mekarsari, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.
- Berapa lama waktu yang dibutuhkan? ±2–3 jam termasuk trek.
- Apakah gratis? Tidak, ada biaya masuk.
- Apakah perlu berjalan? Ya, ada trek menuruni stepak setapak.
- Apakah aman? Ya, dengan hati-hati di area yang basah.
- Apakah bisa dikombinasikan? Ya, cukup dilanjutkan ke kawasan sekitar.
Penutup
Air Terjun Leke Leke adalah salah satu daya tarik alam yang wajib dikunjungi di Bali. Keunikannya, penyatuan sejarah dengan alam, serta keindahan tempat menjadikan tujuan yang sangat menarik.









