Untuk body

Berwisata di Pantai kelingking Nusa Penida, 2 Wisdom Terseret Ombak

  • Bagikan
Berwisata di Pantai kelingking Nusa Penida, 2 Wisdom Terseret Ombak

SEMARAPURA, Berwisata di pantai Kelingking Nusa Penida menjadi idaman para wisatawan, namun anda juga harus selalu mengetahui tentang medan atau situasi di sekeliling pantai ini. Kalau tidak anda akan mengalami hal yang menghilangkan momen bahagia anda. Seperti hal yang di alami 2 wisatawan lokal yang mencoba menuruni tebing dan bermain di pantai kelingking.

Kejadian ini di alami oleh 2 orang wisatawan domestik yang terseret ombak ketika bermain di pesisir pantai kelingking beach, di desa Bungamekar, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Minggu (8 agustus 2021) siang.

Kedua korban ini berasal dari Batam dan Jakarta, mencoba menuruni tebing sepanjang 300 meter dengan tingkat kemiringan 90 derajat tanpa guide lokal. Dan bermain di pantai layaknya seperti pantai lain di Bali. Tetapi sangat berbeda dengan kelingking beach yang sewaktu-waktu ombak jadi sangat besar.

Oleh karenanya kita harus mengetahui dulu situasi ini dengan bertanya pada pemadu wisata atau mencari informasi tentang objek wisata Kelingking Beach Nusa Penida di google.

Baca Juga : Kelingking Beach Nusa Penida, Simak Kondisi di Masa Pandemi Covid-19

Berwisata di Pantai kelingking Nusa Penida, 2 Wisdom Terseret Ombak

Abdurrahman Ridho (25th), dan Dewi Amelia (24th) adalah wisatawan domestik yang sedang berlibur di Nusa Penida. Korban Adurrahman Ridho yang beralamat di Batam Nirwana Residence Block D 7 Nomor 10 Desa Patam Lestari. Kecamatan Sekupang, Kota Batam, Propinsi Kepulauan Riau. Dia sempat tidak sadarkan diri sesudah dievakuasi karena terlalu banyak kemasukan air laut.

Sedangkan temannya, Dewi Amelia, yang beralamat di Jalan Cempaka Baru VII Nomor 2 Desa Cempaka Baru, Kecamatan Kebayoran, Jakarta Pusat berhasil dievakuasi dengan selamat.

Menurut informasi dari AKP Putu Gede Ardana yang menjabat sebagai Kasubbag Humas Polres Klungkung.” menjelaskan peristiwa terbawa ombak yang hampir merenggut nyawa dua sejoli ini. Berawal saat ke-2 korban berkunjung ke tempat wisata Pantai Kelingking, Dusun Bungamekar, Kecamatan Nusa Penida, Minggu siang sekitaran jam 11.30 Wita.

Setelah di lokasi, ke-2 nya langsung menuruni tebing pantai sepanjang 300 mtr. dengan kemiringan yang nyaris 90 derajat.

Selanjutnya, korban Ridho dan Dewi Melati bermain ombak di tepi pantai bawah tebing. Saat sedang asyik bermain, mendadak ombak besar datang dan menghantam korban Dewi Amelia, hingga wanita berumur 24 tahun ini tergulung ombak dan terbawa ke tengah laut.

Menyaksikan teman wanitanya seret ombak, korban Ridho mencoba membantunya. “Tetapi, karena ombak besar sekali dan arusnya keras, ke-2 korban malah terbawa ke tengah laut,” ungkapkan AKP Ardana.

Evakuasi Korban

Untungnya kejadian ini di lihat oleh masyarakat yang ada di sekitaran Pantai Kelingking, Desa Bunganmekar, Nusa Penida. Dengan cepat masyarakat berusaha membantu kedua wisatawan yang terbawa ombak ini dengan menarik mereka ke pinggir pantai. Dan mereka dapat di selamatkan.

“Karena kedua korban mengalami kelelahan dan banyak kemasukan air laut, membuat salah satu korban Abdurrahman Ridho tidak sadarkan diri saat dievakuasi ke pinggir pantai. Sedang yang wanita, dievakuasi dari laut pada keadaan sadar,” jelas AKP Ardana.

Setelah berhasil dievakuasi, masyarakat setempat langsung menghubungi Polsek Nusa Penida. Kami bersama team gabungan dari Basarnas, Polsek Nusa Penida, BPBD Klungkung datang di lokasi bawah tebing Pantai Kelingking.”kata AKP Ardana.

Mereka berhasil dievakuasi ke atas tebing bersama tim yang di bantu oleh masyarakat setempat karena medannya yang curam dan terjal.

Kemudian mereka di bawa ke Puskesmas Nusa Penida III untuk mendapatkan penanganan dan sempat di rawat di Ruang UGD. Hingga akhirnya dinyatakan sehat dan di perbolehkan pulang ke tempat menginapnya.

Sejauh ini belum di ketahui tempat mereka menginap dan menyebrang ke kawasan Nusa Penida ini. Yang jeals, ke-2 nya terbawa ombak saat berwisata di Pantai Kelingking Nusa Penida di tengah-tengah Pemberlakukan PPKM level 4 Covid-19.

AKP Putu Besar Ardana, menyayangkan peristiwa ini. Apa lagi, ke-2 korban sebenarnya telah dilarang petugas untuk berwisata di pantai Kelingking beach Nusa Penida ini. “Petugas saat itu telah melarang mereka, tetapi mereka masih tetap memandel,” sesal AKP Ardana.

Baca Juga : Nekat Mendaki Gunung Batur Tanpa Guide, 2 Pendaki jatuh ke Jurang

  • Bagikan