Wisata  

Tempat Kuliner Makanan Khas Bali, Wajib Coba saat Liburan ke Bali

makanan khas bali

10 Tempat Kuliner Makanan Khas Bali, Wajib Coba saat Liburan ke Bali – Hi Sobat traveler yang ingin ke Bali! Lagi searching tempat makan yang wajib dicoba yah?

Tenang Sob, mimin tahu waktu kamu berlibur di Bali benar-benar terbatas. Dan kamu harus juga kafe hopping ke kafe-kafe yang instagrammable.

Jadi di artikel berikut mimin akan rangkumin hanya 20 Tempat Kuliner Makanan Khas Bali yang perlu sekali kamu coba.. Khusus-nya kamu yang baru pertama kali ke Bali.

Tips saja nih dari mimin, nyaris 80% dari tempat kuliner makanan khas Bali berikut ini hanya buka 1/2 hari loh! Jadi pastikanlah kamu alokasikan perut buat makan pagi dan makan siang di beberapa tempat di bawah ini.

Oke tanpa basa-basi lagi, inilah 10 Tempat Kuliner Makanan Khas Bali Terbaik saat ini:

1. Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku – Menu utamanya Nasi Campur Ayam

Tempat Kuliner Makanan Khas Bali

Oke, mimin mo jelaskan 3 tempat makan halal di Ubud dengan 3 harga yang beda: Murah, Sedeng dan Mahal!

Dan Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku jadi opsi bagus untuk makanan yang murah di Ubud.

Warung dengan menu Nasi Campur Ayam ini sudah hits dari tahun 1963 loh. Kakek-nya mimin dahulu cerita si Ibu Mangku ini berjualan di tepi jalan doang ((dan pindah-pindah)) tetapi tetep ramai.

Hingga kemudian ia membuat tempat makan yang proper saat ini, yakni di dalam rumah mereka sendiri. Tidaklah aneh jika tempatnya terasa homey sekali!

Idenya cukup unik dengan adanya bale-bale di mana kamu dapat nikmati menu makanan sembari duduk lesehan. Nyaman sekali.

Menu Makan Khas Bali di Ibu Mangku Kedewatan, sangat lengkap: Nasi putih ((jelas)), Ayam (dengan opsi bumbu garang asem atau betutu), ayam suwir, sate lilit ayam, pepes ayam urap, ongseng ati ampela, kacang goreng, sayur buncis potong dan telur.

Banyakk kann?

Dan harga, hanya Rp 25.000 Sob! Murah Meriahh~

Kekurangan dari Nasi Kedewatan Ibu Mangku hanya satu sich menurut mimin. Tempat Parkirnya yany susah benerrr!

Btw saat ini mereka membuka beberapa cabang loh. Rupanya ada pula di Petitenget, Seminyak dan Renon, Denpasar. Silakan tentukan yang paling deket sama tempat liburan-mu

2. Ayam Betutu Khas Gilimanuk – Menu Utaman Nasi Ayam & Bebek Betutu

Tempat Kuliner Makanan Khas Bali

Mumpung masih mengulas Ayam Betutu, jika kamu tidak kebagian satu porsi di Warung buk mangku, dapat nyobain di Ayam Betutu Khas Gilimanuk yang telah banyak cabang-nya ((gak akan kehabisan nih)).

Isi-an yang dihidangkan hampir sama dengan Warung buk mangku, yakni Nasi, Ayam Betutu, plecing kangkung, kacang tanah dan sambal matah khas Bali.

Ada satu perbedaan dibandingkan Warung Liku, yakni cara berjualan-nya. Di sini kamu dapat pesan ¼ ekor (Rp. 35.000), ½ ekor (Rp. 55.000) atau langsung satu ekor ayam betutu (Rp. 98.000) untuk dikonsumsi di tempat.

Biasa-nya sich mimin senang ngajakin jika sedang rombongan buat makan di sini. Jatuhan-nya makin murah Sob!

Oh iya, di sini ada Bebek Betutu sih, tetapi kalau mimin tetep idola-in ayamnya ajah. Hehehehe…

Buat yang kerap ke Bali zaman taon 2010-an tentu tidak asing sama makanan khas Bali ini dech? Iya lah, wong saat itu warung yang ini menjadi sasaran tiap wisatawan lokal yang liburan di Bali.

3. Nasi Pecel Bu Tinuk – Menu Utamanya Nasi Pecel

Tempat Kuliner Makanan Khas Bali

Jika tanya sama supir rekomendasi makanan khas Bali yang halal di mana, tentu umumnya akan ajak kamu ke Nasi Pecel Bu Tinuk ini.

Uda tentu kehalal-annya. Bahkan juga di muka warung-nya telah diuraikan sertifikat Halal dari MUI loh.

Ada beragam menu yang dapat kamu icip-icip di sini, dimulai dari rawon, sop buntut, bebek goreng dan banyak. Tapiiii… menu paling disukai mimin di sini pasti sesuai nama-nya yah! Nasi Pecel~

Nasi Pecel-nya Bu Tinuk ini nikmat sekali Sob. Bumbu kacang-nya terasa cukup pekat dan renyah, membuat satu porsi rasa-nya masih tidak cukup. Sebagai pendamping kami bisa juga pesan beberapa ‘teman’ lain seperti paru, ayam goreng, tempe bacem, empal, tahu, terong balado, dan ada banyak yang lain.

Warung Nasi Pecel Bu Tinuk ini lumayan ramai, khususnya di jam-jam makan. Kamu coba singgah di jam yang agak acak yah Sob (lagian mereka buka sampai jam 12 malem kog)

3. Bebek Tepi Sawah – Menu utamanya Bebek Goreng

Tempat Kuliner Makanan Khas Bali

Bebek Tepi Sawah adalah tempat makanan khas Bali yang seringgg sekali didatangi oleh sejumlah artis Indonesia sampai luar negeri. Sudah tidak bingung dech jika kamu singgah ke sini dan mendadak ada saja aktris yang nongkrong di sini.

Sebetulnya ada beragam jenis menu yang dihadirkan di sini. Tetapi yang juwara ialah Bebek Goreng yang dihidangkan tiga pilihan sambal. Dimulai dari sambal goreng Embe yang dibuat dari bawang goreng, sambal ulekan cabai merah, tomat, terasi dan garam dan ((favorit mimin)) sambal matah.

Terenak makan bebek goreng ini saat lagi panas, dan panorama sawah hijau yang terpapar ada di belakang restoran ini. Karena memiliki bentuk yang berbentuk bale-bale, udara dan angin di sini semilir akan membuat kamu mengantuk sesudah kekenyangan makan.

Untuk makan di sini sebenernya cukup mahal Sob. Satu porsi bebek-nya kurang lebih Rp.105.000 belum termasuk pajak restoran dan ppn. Tetapi mumpung uda di Bali, why not?!

4. Jimbaran Cafe – Menu utamanya Seafood

Tempat Kuliner Makanan Khas Bali

Nah, ini pas sekali buat yang kebingungan cari tempat makan malam tepi pantai di Bali dengan harga yang logis di kantong.

Di wilayah Jimbaran, ada dua tempat besar yang didalamnya ialah kompleks warung makan Seafood bakar.

Banyak orang sukai kebingungan milih yang nikmat. Jika yang terenak itu subyektif yah… tetapi yang paling ramai dan tempat-nya cukup proper itu Jimbaran Kafe.

Saat sebelum masuk ke dalam tempat warung, kamu dapat pilih menu apakah yang ingin kamu makan. Tiap seafood disajikan di atas meja stainless besar berisi es, hingga beberapa bahan itu terjaga kesegaran-nya.

Sesudah pilih, beberapa bahan akan ditimbang dan lanjut di bakar dengan bumbu khusus.

Yang membuat makan di sini semakin nikmat tuh karena kita dapat langsung bersantap di tepi pantai dengan didampingi panorama matahari terbenam (sunset).

Untuk makan di sini, kamu dapat habis sampai Rp. 200.000 per-orang jika kamu kalap. Karena itu mimin saranin buat pilih satu diantara menu paket yang ditawarkan.

5. Warung Wardani – Menu Utamanya Nasi Campur Ayam & Sapi

Tempat Kuliner Makanan Khas Bali

Dari mimin kecil, mimin uda terbiasa makan di Warung Wardani. Mangkanya waktu kawan-kawan dari Jakarta bela-bela-in singgah ke Denpasar hanya buat makan di Warung Wardani, mimin benar-benar kagum.

Tidaklah aneh sich sebenernya, secara masakan di sini benar-benar nikmat dan nagih. Terkadang mimin sendiri mesen sampai 2 porsi ((duluuu, waktu harga belum semahal sekarang)).

Ada 2 jenis menu yang dihadirkan, yakni Nasi Campur Ayam dan Nasi Campur Sapi. Beda-nya? Ya hanya di bahan ayam dan sapi-nya saja sih. Tetapi jika kamu bimbang, kamu dapat meminta yang campur ke-2 -nya ((puasss?))

Isian-nya lumayan banyak Sob, dimulai dari Telor, Ayam Suwir, Udang goreng renyah, sate tusuk, sate lilit, sayur dan ((favorit mimin)) dendeng balado yang nikmat, manis, gurih, enakk deh dasarnya!

Untuk sambel-nya menurut mimin kurang pedes, tetapi berasa gurih. Kemungkinan agar semua orang sampai anak-anak dapat makan yah.

Oh iya, saat ini kamu tidak perlu pusing lagi jauh ke Denpasar hanya buat singgah ke Warung Wardani, karena saat ini di dekat Airport Ngurah Rai juga ada cabang-nya kok.

Jenis-Jenis Makanan Khas Bali

Oke kita telah ngebahas mengenai tempat kuliner yang enak-enak di Bali yah.

Saat ini kita bahas tentang jenis makanan khsa Bali, memang Makanan khas Bali itu hanya Ayam Betutu dan Babi Guling saja tah?

Wah jangan salah Sob, Makanan khas Bali tuch banyak bervariasi loh:

1. Ayam Betutu – Makanan khas Bali

Tempat Kuliner Makanan Khas Bali

Untuk di posisi pertama kami akan mulai dengan menu yang paling terkenal oleh orang Indonesia. Siapakah yang tak pernah dengar tentang Ayam Betutu? Menu yang ini jangan kelewatan di daftar wisata kuliner saat di Bali. Bahkan juga Ayam Betutu telah “maknyus” certified oleh mendiang Bapak Bondan Winarno.

Untuk kamu pecinta masakan pedas, bersiap-siaplah untuk jatuh hati dengan Betutu yang berlimpahkan rempah-rempah dengan struktur pedas yang membuat suka!

Uniknya, bumbu itu dimasukkan pada sisi dalam perut ayam kampung. Lalu dagingnya dibuntel daun pisang dan dipanggang memakai bara api sekam yang memerlukan waktu sampai 24 jam, supaya bisa hasilkan rasa gurih, halus dan pedas yang orisinal.

Oh iya, Betutu tidak selamanya memakai daging ayam, ada pula lho yang memakai bebek.

2. Babi Guling

Tempat Kuliner Makanan Khas Bali

Perlu digaris bawahi dan dicetak tebal, jika makanan yang ini 100 % tidak halal. Walau demikian, makanan inilah yang menjadi tujuan khusus kuliner untuk warga Bali atau turis lokal.

Warna kulit Babi Guling yang kecoklat-coklatan benar-benar gurih di lidah. Apa lagi dagingnya yang begitu empuk dan kaya rempah-rempah. Uniknya, bumbu basa genep Bali dan sayur daun ketela pohon dimasukkan ke perut babi dan diguling di atas bara api.

Menu Babi Guling umumnya dihidangkan dengan nasi putih hangat bersama lawar, sate lilit, dan satu mangkuk kecil jukut ares.

3. Nasi Campur Ayam Bali

Nasi ayam campur

Nasi Campur adalah makanan khas Bali yang terpopuler. Untuk warga asli Bali, ini ialah menu makanan mereka setiap hari.

Sate lilit, suwiran ayam sisit bumbu Basa Genep Bali, sayur urap, dan lawar ayam siap agar dikonsumsi menemani nasi putih hangat. Makan Nasi Campur akan semakin nikmat, saat kalian menambahnya dengan sambel matah atau sambel embe khas Bali.

Menariknya, menu ini selalu tampil dengan lauk yang beragam setiap rumah makan di Bali, misalkan ada yang menyajikannya dengan ayam betutu, telur sambal tomat, kulit ayam goreng, daun umbi pedas, ikan pindang, atau taburan kacang tanah goreng.

4. Nasi Jinggo

Nasi Jinggo

Untuk kalian yang ingin nikmati makanan khas Bali yang murah dan meriah, karena itu kami sarankan Nasi Jinggo. Kekhasan Nasi Jinggo ialah paketannya kemas daun pisang dan sambalnya yang super pedas.

Nasinya dihidangkan cuma sekepalan tangan orang dewasa, sedangkan lauk pauknya biasanya terdiri dari daging ayam suwir, mie goreng, dan tempe goreng. Kamu tidak berasa kenyang dengan makan satu bungkus Nasi Jinggo.

Tidak ada yang mengetahui tentu arti dari istilah Jinggo (Jenggo), tetapi kabarnya asal dari bahasa Hokkien jeng go yang maknanya seribu lima ratus.

Memang di tahun 1997, saat nasi ini mulai terkenal, sebelumnya sempat dibanderol pada harga Rp 1.500, tetapi saat ini rata-rata dipasarkan rata-rata Rp 3,000 – Rp 5,000.

Baca juga : Ini Manfaat Daun Bawang yang Banyak orang Tak Tahu

Nasi Jinggo ini termasuk street food di Bali, hingga kamu dapat secara mudah temukannya di pinggir-pinggir jalan. Umumnya pedagang nasi jinggo ini akan buka stand kecil dan se ada di tepi jalan.

5. Sate Lilit

Sate lilit Bali

Berlainan dengan sate secara umum yang dagingnya ditusuk, Sate Lilit malah dibuat dengan cara di lilit. Awalnya, daging akan dicincang lembut lebih dulu dan di ramu dengan bumbu Bali.

Selanjutnya, di lilitkan di batang daun serai atau batang bambu. Rasanya dijamin empuk dan gurih! Ditambah pada sate lilit yang memakai tangkai daun serai, kamu akan menghirup bau harum yang lezat.

Secara umum daging yang dipakai, diantaranya daging ayam, babi, atau ikan tenggiri. Tetapi, sate lilit dengan daging ikan tenggiri lah sebagai bintang di Bali.

Baca juga : 9 Jenis Diet Sehat Untuk Tubuh Dan Menurunkan Berat Badan

Sate lilit benar-benar gampang dijumpai di beberapa rumah makan khas Bali, restaurant, pasar tradisional, atau pedagang makanan tepi jalan. Bahkan juga restaurant populer seperti Bebek Tepi Sawah menyajikan menu ini.

Nah itu dia beberapa tempat kuliner makanan khas Bali dan jenis-jenisnya. Walaupun banyak memiliki jenis makanan namun mimin cuma buat yang pernah di coba aj.. Semoga bermanfaat dan buat Paket liburan di Bali anda lebih berkesan.