Desa Budaya Kertalangu. Di tengah hiruk-pikuk kota Denpasar, terdapat sebuah tempat yang menawarkan suasana berbeda: tenang, hijau, dan sarat nilai budaya. Tempat tersebut adalah DesaKertalangu, sebuah destinasi wisata yang memadukan keindahan alam, tradisi Bali, serta berbagai aktivitas rekreasi dalam satu kawasan.
Desa budaya ini dikenal sebagai salah satu ruang terbuka hijau yang masih tersisa di Denpasar. Hamparan sawah yang luas, jalur jogging yang melintasi persawahan, serta suasana pedesaan yang asri menjadikan tempat ini sangat berbeda dari pusat kota yang padat. Tidak heran jika banyak masyarakat lokal maupun wisatawan datang ke sini untuk bersantai, berolahraga, hingga menikmati wisata budaya.
Selain menjadi tempat rekreasi, kawasan ini juga memiliki fungsi penting sebagai pusat edukasi budaya dan lingkungan. Konsep yang diusung adalah pelestarian budaya Bali sekaligus konservasi alam, sehingga pengunjung tidak hanya menikmati keindahan alam tetapi juga belajar tentang kehidupan tradisional masyarakat Bali.
Dengan luas area sekitar 80 hektar, desa budaya ini menjadi salah satu kawasan wisata alam terbesar di kota Denpasar yang menghadirkan pemandangan sawah hijau yang menyejukkan mata.
Lokasi Desa Budaya Kertalangu
Desa Budaya Kertalangu terletak di Jalan Bypass Ngurah Rai No. 88, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, Bali. Lokasinya berada di jalur utama yang menghubungkan Denpasar dengan beberapa kawasan wisata terkenal di Bali.
Lokasi : Google Maps
Tempat ini hanya berjarak sekitar 5 kilometer dari pusat kota Denpasar dan sekitar 35 menit perjalanan dari Bandara Internasional Ngurah Rai.
Karena lokasinya strategis, Desa Budaya Kertalangu sering dijadikan tempat singgah wisatawan yang sedang melakukan perjalanan menuju kawasan wisata lain seperti Ubud, Sukawati, atau Kintamani.
Baca Juga : 3 Objek Wisata Terpopuler di Kabupaten Gianyar, Bali
Daya Tarik Desa Budaya Kertalangu
- Hamparan Sawah yang Luas dan Hijau
Salah satu daya tarik utama Desa Budaya Kertalangu adalah pemandangan sawah yang luas. Sawah-sawah ini tidak hanya berfungsi sebagai area pertanian, tetapi juga menjadi bagian dari konsep wisata yang memadukan alam dan budaya. Pengunjung dapat berjalan menyusuri jalur jogging yang membentang di tengah persawahan dan menikmati udara segar yang jarang ditemukan di kota besar.
- Tugu Perdamaian Dunia
Di dalam kawasan ini terdapat sebuah monumen unik yang dikenal sebagai World Peace Monument atau tugu perdamaian dunia. Monumen ini dikelilingi patung tokoh-tokoh dunia dan bendera berbagai negara sebagai simbol persatuan serta perdamaian global.
- Wisata Edukasi Budaya
Desa Kertalangu juga menawarkan pengalaman belajar tentang budaya Bali. Pengunjung dapat melihat berbagai kerajinan tradisional, mencicipi makanan khas Bali, hingga mempelajari cara membuat kerajinan tangan.
- Aktivitas Rekreasi dan Alam
Selain menikmati pemandangan, pengunjung juga dapat melakukan berbagai aktivitas seperti memancing, berkuda, atau berjalan santai di area sawah. Hal ini membuat tempat ini cocok dikunjungi oleh keluarga maupun wisatawan yang ingin menikmati suasana alam.
Jam Buka Desa Budaya Kertalangu
Kawasan Desa Budaya Kertalangu umumnya buka setiap hari.
- Hari biasa: sekitar 09.00 – 17.00 WITA
- Akhir pekan dan hari libur: sekitar 08.30 – 17.00 WITA
Namun beberapa fasilitas seperti restoran atau area kegiatan tertentu dapat memiliki jam operasional yang berbeda.
Tiket Masuk
Harga tiket masuk ke Desa Kertalangu tergolong cukup terjangkau.
Tiket masuk: sekitar Rp100.000 per orang
Aktivitas tambahan seperti outbound atau wahana tertentu dapat dikenakan biaya tambahan.
Harga tersebut dapat berubah tergantung kebijakan pengelola.
Baca Juga : Tanaman Kumis Kucing: Manfaat untuk Kesehatan Tubuh
Cara Menuju

Menuju Desa Budaya Kertalangu cukup mudah karena lokasinya berada di jalan utama Denpasar.
- Kendaraan pribadi
Jika berangkat dari pusat Denpasar, perjalanan hanya membutuhkan waktu sekitar 10–15 menit. - Sepeda motor atau mobil sewaan
Banyak wisatawan memilih menyewa kendaraan agar lebih fleksibel menjelajahi berbagai tempat wisata di Bali. - Transportasi online atau taksi
Layanan transportasi online juga tersedia dan dapat mengantar langsung ke lokasi.
Selain itu, bagi wisatawan yang berada di kawasan Sanur, perjalanan menuju Kertalangu hanya sekitar 10 menit berkendara.
Wisata Terdekat
Karena berada di jalur wisata utama, Desa Budaya Kertalangu dikelilingi oleh berbagai destinasi menarik lainnya.
- Pantai Sanur
- Pasar Seni Sukawati
- Desa Celuk
- Desa Batubulan
Tempat-tempat tersebut sering dijadikan bagian dari paket wisata yang sama karena jaraknya tidak terlalu jauh dari Kertalangu.
Aktivitas yang Bisa Dilakukan
- Berjalan atau jogging di tengah sawah
Jalur jogging sepanjang beberapa kilometer memungkinkan pengunjung menikmati suasana alam yang tenang. - Bersepeda santai
Area yang luas dan jalur yang nyaman membuat tempat ini cocok untuk bersepeda. - Memancing
Bagi yang menyukai aktivitas santai, tersedia kolam pancing yang dapat digunakan pengunjung. - Menikmati kuliner tradisional Bali
Di kawasan ini terdapat restoran dan warung yang menyajikan berbagai makanan khas Bali. - Yoga dan meditasi
Suasana alam yang tenang membuat tempat ini sering digunakan untuk kegiatan yoga dan meditasi.
Baca Juga : Mengenal Tari Kecak Bali: Tarian Ikonik dengan Suara “Cak” yang Memukau Dunia
Kesimpulan Desa Budaya Kertalangu
Desa Kertalangu adalah destinasi wisata yang unik karena menawarkan perpaduan antara alam, budaya, dan rekreasi di tengah kota Denpasar. Dengan hamparan sawah yang luas, suasana yang tenang, serta berbagai aktivitas menarik, tempat ini menjadi pilihan tepat bagi siapa saja yang ingin sejenak menjauh dari keramaian kota.
Selain menjadi tempat rekreasi, Desaa Kertalangu juga memiliki peran penting dalam melestarikan budaya Bali dan menjaga ruang terbuka hijau di Denpasar. Kehadiran kawasan ini menjadi bukti bahwa modernisasi kota dapat berjalan berdampingan dengan pelestarian alam dan tradisi.
Bagi wisatawan yang berkunjung ke Denpasar, Desa Budaya Kertalangu adalah destinasi yang layak untuk disinggahi—tempat di mana keindahan alam, kearifan lokal, dan kedamaian berpadu menjadi satu pengalaman wisata yang tak terlupakan.










