Untuk body

Digital Nomad – Kemenparekraf Rumuskan Long Term Visa untuk Turis Asing

  • Bagikan
Long Term Visa Digital nomad
Digital Nomad - Kemenparekraf Rumuskan Long Term Visa untuk Turis Asing

TRIPONNEWS.com – Menjadi seorang digital Nomad memang tidak bisa di batasi dengan waktu. Oleh karena itu Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bersama dengan Direktorat Jenderal Imigrasi. Dan juga Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) sedang merumuskan long term visa atau visa jangka panjang.

Visa Long Term ini sangat cocok bagi seorang Nomad, Hal tersebut diungkapkan Menparekraf Sandiaga Uno usai berbincang dengan sejumlah pimpinan hotel di Ubud, Bali pada Selasa (16/3/2021).

Visa Long Term Berbeda dengan visa kunjungan, visa ini akan memiliki masa waktu lima tahun serta dapat diperbaharui. Sandiaga Uno juga menyebut soal tren digital nomad atau seseorang yang bekerja tanpa terikat oleh waktu dan tempat yang kini tengah marak di seluruh dunia.

Baca Juga : Bali, Bintan dan Batam Jadi Pintu Masuk Long Term Visa Juni 2021

Sedikit penjelasan tentang Pekerjaan yang termasuk digital Nomad

  • Seorang freelancer yang berprofesi sebagai penulis lepas, web programmer, bahkan admin sosial media yang mengurus aset klien dengan membuat campaign online atau konten
  • Profesional yang bekerja secara mandiri dengan membuka konseling, akuntan atau bantuan hukum lainnya
  • Enterpreneur yang mengatur timnya menggunakan tools online
  • Seseorang yang menjual produk digital seperti e-book, panduan, website, print art, dan lainnya
  • Seseorang yang memanfaatkan dunia digital untuk berkarya seperti YouTuber yang mendapatkan penghasilan dari jumlah views atau subscriber atau influencer yang seringkali mendapatkan sponsor

Situasi pandemic covid-19 mengubah gaya hidup masyarakat saat ini. Mereka yang semula harus bekerja di kantor menjadi bebas, tanpa terbatas ruang dan waktu.

Kondisi tersebut dinilai Sandiaga Uno sangat mungkin diterapkan di Bali. Mengingat Bali yang memiliki keindahan alam dan dilengkapi dengan infrastruktur telekomunikasi mumpuni. “Karena tren saat ini adalah digital nomad-staycation.

Baca Juga : China Keluarkan Paspor Covid-19 untuk Perjalanan Global

Jadi kalau bekerja di Bali dan tidak terlalu jauh dari pantai, ini akan sangat menjadi daya tarik, apalagi dengan cuaca yang bagus, budaya yang sangat indah dan masyarakat yang sangat ramah,” sambung Sandiaga.

Long Term Visa untuk Turis Asing cocok di era Digital Nomad Staycation

Sambung Sandiaga Uno, Long term visa ini merupakan satu pra-syarat utama agar lebih banyak digital nomad di dunia mengunjungi Bali.

Mereka tentunya mempertimbangkan Bali sebagai rumah kedua mereka, serta semakin banyak orang yang bekerja dari rumah.

Selain itu, Bali menawarkan gaya hidup yang sehat, juga akomodasi dalam kondisi yang baik dan tentunya kulinernya semakin terjangkau. Ini adalah afirmasi bahwa Bali segera bergerak dan bangkit kembali,” sambung dia.

Dengan banyaknya wisatawan mancanegara (wisman) yang menjadikan Bali sebagai ‘rumah kedua’ mereka, bisnis properti di Bali diyakini akan tumbuh.

Tidak adanya kunjungan wisatawan membuat bisnis penginapan seperti hotel maupun guest house terpaksa gulung tikar. Belum lagi mangkraknya pembangunan penginapan.

Baca Juga : Sandiaga Bertemu Dubes India, Penerbangan Bali-India Segera di Buka

Menurut Sandiaga, seiring dengan pembukaan kembali Pulau Dewata melalui konsep travel bubble (Koridor perjalanan ketat antar negara di tengah pandemi ).

Maka program staycation untuk digital nomad pun harus juga direalisasikan sehingga geliat bisnis properti di Bali dapat kembali pulih.

Dengan begitu, ekonomi Bali akan segera bangkit lewat penciptaan lapangan kerja serta penyerapan tenaga kerja seluas-luasnya. Lebih lanjut, Sandiaga juga menyebut investasi di properti pariwisata adalah salah satu pilar untuk menghidupkan kembali perekonomian bangsa setelah pandemi Covid-19.

“Semoga upaya kita bisa segera terealisasi, saya yakin ini adalah kekuatan dunia usaha dan masyarakat bahu membahu untuk bukan hanya untuk bertahan, tapi bisa mengambil peluang dan mencetak pemenang,” tutup dia

  • Bagikan