Untuk body

Pantangan Makanan Untuk Penderita Darah Tinggi

  • Bagikan
Pantangan Makanan Untuk Penderita Darah Tinggi

Pantangan Makanan Untuk Penderita Darah Tinggi. Salah satu penyebab Tekanan Darah Tinggi atau hipertensi adalah mengkonsumsi makanan tertentu yang mempengaruhi tekanan darah. Harus dipahami, hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan keadaan saat tekanan darah berada di atas kisaran normal.

Hipertensi pada intinya dipengaruhi oleh berbagai faktor. Namun, makanan adalah yang punyai efek paling besar. Salah satunya yang seringkali kita dengar seperti suka makan makanan yang memiliki kandungan garam tinggi.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan untuk konsumsi garam kurang dari 5 gr setiap hari atau mungkin kurang dari 1 sdk teh.

Garam memiliki kandungan 40% natrium dan 60% klorida. Dalam 1 sdt terdapat 2,3 gr natrium. Garam dan natrium memiliki dampak besar sebagai penyebab tekanan darah tinggi atau hipertensi naik lebih cepat.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), seorang disebut mengalami hipertensi jika hasil pengecekan tekanan darah sistolik di atas 140 mmHg, dan diastolik lebih dari 90 mmHg.

Angka Sistolik memperlihatkan tekanan pembuluh darah saat jantung berdetak. Sedang angka diastolik mewakili tekanan pembuluh darah saat jantung istirahat di antara detak jantung.

Pantangan Makanan Untuk Penderita Darah Tinggi ( Hipertensi )

Dikutip dari situs kesehatan Cleveland Clinic, cara utama menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi, disarankan untuk konsumsi makanan rendah lemak. Kemudian rendah garam dan natrium, dan rendah kalori. Makanan yang berminyak, mentega, margarin, aneka sauce, dan gorengan.

Berikut daftar pantangan makanan untuk penderita darah tinggi atau hepertensi yang harus di jauhi

1. Makanan tinggi garam, natrium, sodium

Garam, natrium, atau sodium yang ada dalam bumbu penyedap makanan merupakan penyebab naiknya tekanan darah tinggi ( hipertensi ) yang utama.

Karena itu, penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi dianjurkan supaya betul-betul membatasi konsumsi garam, natrium, atau sodium tiap hari.

Kementerian Kesehatan menyarankan konsumsi garam tidak lebih dari 2.000 miligram natrium, atau sama dengan satu sdt garam, atau lima gr garam setiap hari.

Untuk mengurangi konsumsi garam, natrium, dan sodium, perhatikan baik komposisi makanan yang dimakan tiap hari, tidak berlebihan.

2. Daging olahan seperti sosis, burger, kornet, ham, dan lain-lain.

Daging olahan seperti sosis, burger, kornet, ham, salami, ini Biasanya tinggi natrium atau sodium. Bahan tersebut biasanya di tambah bumbu untuk menambah cita-rasa, dan pengawet.

Berdatarkan data dari Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), jika satu potong hot dog atau sosis dengan kandungan natrium atau sodiumnya sekitar 567 miligram.

3. Acar dan aneka asinan

Acar dan asinan sepintas seperti makanan sehat karena memiliki kandungan sayur atau buah-buahan. Tetapi, perlu di ketahui bahwa makanan ini diawetkan dengan banyak garam supaya tidak mudah busuk dan bertahan lama.

Walau makin nikmat, tetapi makin lama acar dan asinan diawetkan, makin banyak natrium yang teresap ke makanan itu. Sebagai gambaran, satu acar ketimun kecil, kandungan sodium atau natriumnya dapat capai 447 miligram.

4. Makanan kalengan

Makanan kalengan umumnya jadi makanan andalan di rumah karena praktis dan relatif nikmat di lidah. Tetapi, tahukah Anda bila makanan kalengan termasuk dalam pantangan hipertensi?

Ya, makanan kalengan banyak terkandung natrium atau sodium. Bukannya mengonsumi makanan kalengan, coba ganti rutinitas kurang sehat ini dengan mengkonsumsi makanan yang diolah dari makanan yang berbahan fresh.

5. Sauce dan penyedap

Semua tipe sauce, penyedap, dan aneka penguat rasa memiliki kandungan sodium yang tinggi. Jangan menambah sauce, penyedap, dan aneka penguat rasa makanan penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi. Sebagai gantinya, masukkan beberapa rempah-rempah untuk menambahkan cita-rasa.

6. Makanan tinggi gula

Tidak cuma garam, makanan tinggi gula seperti boba, dessert box, kue kering, dan aneka sajian penutup termasuk juga pantangan penderita tekanan darah tinggi atau hipertensi. Gula bisa tingkatkan tekanan darah secara langsung karena berperan pada penambahan berat badan.

7. Makanan tinggi lemak jemu dan trans

Makanan yang memiliki kandungan banyak lemak jenuh dan lemak trans merupakan pantangan penderita hipertensi dan orang yang ingin mempertahankan kesehatan keseluruhannya.

Lemak jenuh banyak dijumpai dalam susu dan cream, mentega, daging merah, jeroan, dan kulit ayam. Sedangkan lemak trans terdapat dalam gorengan. Lemak trans merupakan jenis lemak buatan yang dapat menaikkan usia simpan dan kestabilan makanan kemasan.

Baca Juga : 3 Kebiasaan yang Sering Menyebabkan Tekanan Darah Tinggi, Harus Diwaspadai

Selain menghindari daftar pantangan makanan hipertensi di atas, penderita darah tinggi perlu menyeimbanginya dengan rajin olahraga, menghindari stres, cukup tidur, dan stop merokok.

Sayuran yang dilarang untuk penderita darah tinggi

Berikut merupakan beberapa macam sayuran yang perlu Anda coret dari menu makanan setiap hari untuk penderita tekanan darah Tinggi atau hipertensi.

  1. Sayuran yang di tambah garam atau penyedap rasa secara berlebihan
  2. Sayuran asinan dan acar yang diawetkan dengan memakai larutan air garam, gula, dan cuka.
  3. Sayuran kalengan seperti kacang polong, jamur, wortel, jagung, brokoli, buncis, kembang kol, dan lain-lain yang di kemas dalam kaleng siap pakai.
  4. Produk tomat olahan, seperti sauce tomat atau sauce pasta tomat.

Sayuran yang baik untuk penderita tekanan darah tinggi

Sayuran yang baik untuk di konsumsi oleh penderita tekanan darah tinggi ialah type sayuran yang berdaun hijau. Faktanya, sayuran yang berdaun hijau kaya nitrat yang bisa membantu mengontrol tekanan darah.

Beberapa riset memperlihatkan jika konsumsi 1-2 porsi sayur kaya nitrat tiap hari bisa kurangi hipertensi sampai 24 jam. Beberapa jenis sayur hijau yang bisa dikonsumsi, seperti :

  • sawi
  • kubis
  • selada
  • bayam
  • kangkung
  • dan lain-lain.

Jus dan Buah Penurun Tekanan Darah Tinggi

Selain pantangan makanan yang perlu di ketahui, Mengenali Tipe buah dan Jus untuk menurunkan darah tinggi merupakan bagian dari cara mengontrol hipertensi.

Diketahui sebelumnya, tekanan darah tinggi merupakan keadaan yang tidak boleh didiamkan saja. Tekanan darah yang tidak teratasi bisa mengakibatkan komplikasi seperti penyakit stroke dan jantung.

Berikut adalah buah dan jus yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi atau hipertensi, antara lain :

  • Kiwi ( Jus & Buah )
  • Tomat ( Jus & Buah )
  • Beri ( Jus & Buah )
  • Delima ( Jus & Buah )
  • Prune ( Jus & Buah )
  • Semagka ( Buah & Jus )

Mengetahui Pantangan Makanan Untuk Penderita Darah Tinggi

Mengontrol menu makanan untuk penderita darah tinggi dan kolesterol sangat penting untuk menjaga kondisi tetap stabil. Semoga ini bermanfaat

Sumber : beberapa Situs kesehatan dunia & Nasional

Baca Juga : Cara mengatasi stres dan mencapai jiwa yang sehat

  • Bagikan