Untuk body

Penyebab Batu Ginjal dan Gejalanya yang Patut di Waspadai

  • Bagikan
Penyebab dan Gejala Batu Ginjal yang patut di waspadai
Foto dokumen Aladokter. Penyebab Batu Ginjal dan Gejalanya yang Patut di Waspadai

Triponnews.com – Penyebab dan Gejala Batu Ginjal yang patut di waspadai. Penyakit Saluran Kencing yang lebih di kenal dengan Batu ginjal. Ini terjadi saat endapat keras menyerupai batu yang terbentuk dari mineral dan garam di dalam ginjal.

Ukuran batu ginjal ini tidak selalu sesuai dengan tingkat keparahan gejala yang mungkin dialami penderitannya. Ukuran ini bervariasi dalam ukuran, yakni beberapa bisa kecil seperti sebutir pasir, sementara lainnya bisa sebesar batu kerikil.

Endapan kecil dapat melewati saluran kemih tanpa menyebabkan gejala. Namun, Endapan yang lebih besar dapat terjebak dalam saluran kemih.

Pada saat keadaan tejebak, seseorang akan mengalami tanda atau gejala awal batu ginjal. Gejala awal batu ginjal Batu ginjal bisa terjadi di sepanjang saluran kemih mulai dari :

  • Ginjal
  • Ureter (saluran yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih)
  • Kandung kemih
  • Uretra (saluran yang membawa urine ke luar tubuh).

Dikutif dari Medical News Today, batu-batu ginjal kecil cenderung terjebak di ginjal atau bagian lain dari seluran kemih.

Gejala ringan hingga sedang dapat terjadi selama batu ginjal kecil melewati saluran kemih, meski banyak orang bisa juga tak merasakan sakit.

Penyebab dan Gejala Batu Ginjal yang patut di waspadai

Sementara, batu ginjal yang lebih besar bisa menyebabkan rasa sakit, perdarahan, peradangan, atau infeksi. Namun, gejala-gejala ini biasanya tidak berkembang sampai batu sudah mulai bergerak melalui saluran kemih.

Di bawah ini adalah beberapa tanda atau gejala awal yang mungkin mengindikasikan batu ginjal bergerak melalui saluran kemih:

1. Rasa sakit di punggung bawah Dalam beberapa kasus, batu mungkin terjebak dalam ureter. Sumbatan di sini bisa menyebabkan urine terperangkap di ginjal, menghasilkan tekanan dan sensasi nyeri di punggung bawah.

Gejala-gejala ini dapat terjadi di sisi kiri atau kanan, tergantung pada ginjal mana yang terpengaruh. Menurut Universitas Chicago, rasa sakit atau tekanan biasanya merupakan tanda-tanda awal dari batu ginjal.

Dalam beberapa kasus, gejalanya mungkin sangat ringan dan berkembang secara perlahan. Dalam kasus lain, rasa sakit dan tekanan mungkin datang tiba-tiba, tanpa tanda-tanda peringatan dini. Rasa sakit ini bisa parah dan dapat menyebabkan mual, muntah, atau keduanya.

Orang-orang sering mengalami rasa sakit yang tajam dan menusuk, dan langkah-langkah umum seperti istirahat atau berbaring tidak membebaskannya.

2. Gejala mirip infeksi saluran kemih (ISK) Dalam beberapa kasus, seseorang dengan batu ginjal dapat memperhatikan gejala yang mirip dengan infeksi saluran kemih.

Ini termasuk: Lebih sering buang air kecil atau mendesak untuk buang air kecil, Rasa sakit atau ketidaknyamanan selama buang air kecil, Urine yang berubah warna, Urine berbau busuk, Darah dalam urine, Demam.

Siapa pun yang mengalami tanda-tanda dan gejala di atas sebaiknya segera menemui dokter.

Baca Juga : 6 Pertimbangan Sebelum melakukan Diet Ketat Menurunkan Berat Badan

Dokter dapat menjalankan tes untuk memeriksa urine untuk tanda-tanda infeksi saluran kemih. Jika tidak ada infeksi saat ini, orang tersebut bisa jadi memiliki batu ginjal.

Sementara itu, ketika sebuah batu hadir bersama dengan infeksi, kondisi ini bisa menjadi perhatian medis serius. Di mana, penderitanya butuh perawatan daerurat.

3. Masalah aluran pencernaan

Seseorang yang memiliki batu ginjal dapat mengalami masalah dengan lambung dan saluran gastrointestinal atau saluran pencernaan.

Beberapa gejala masalah saluran pencernaan yang dapat menandakan batu ginjal meliputi: Rasa mual, Muntah dan Ketidaknyamanan perut.

Menurut American Kidney Fund, seseorang perlu bertemu dengan dokter jika mereka mengalami gejala masalah saluran pencernaan di atas.

Penyebab Batu Ginjal

Batu ginjal dapat dipicu oleh beragam kondisi, seperti kurang minum air putih, berat badan berlebih, atau akibat efek samping operasi pada organ pencernaan.

Endapan batu di dalam ginjal bisa disebabkan oleh makanan atau masalah kesehatan lain yang mendasari. Berdasarkan jenisnya, batu ginjal dibagi menjadi empat, yaitu batu kalsium, batu asam urat, batu struvit, dan batu sistin.

Batu ginjal dapat berpindah dan tidak selalu berada dalam ginjal, Perpindahan batu ginjal, terutama yang berukuran besar, akan mengalami kesulitan menuju ureter yang kecil dan halus hingga kandung kemih, lalu dikeluarkan melalui uretra.

Baca Juga : Rumah sakit Gema Santi Nusa Penida Kekurangan dokter spesialis

Kondisi ini dapat menimbulkan iritasi saluran kemih. Batu ginjal yang terdiagnosis dan tertangani sejak awal, tidak menimbulkan kerusakan permanen pada fungsi ginjal.

Sebagian besar kasus penyakit batu ginjal dialami oleh orang-orang yang berusia 30-60 tahun. Diperkirakan 10 persen wanita dan 15 persen pria pernah mengalami kondisi ini selama hidup mereka.

  • Bagikan