Pura Pulaki. Bali dikenal sebagai Pulau Dewata, tempat di mana keindahan alam dan nilai spiritual berpadu dalam harmoni yang memukau. Di antara deretan pura yang tersebar di seluruh pulau, terdapat sebuah pura yang memiliki daya tarik unik karena berdiri megah di kaki perbukitan yang menghadap langsung ke laut. Pura tersebut adalah Pura Pulaki.
Terletak di pesisir barat laut Bali, Pura ini menawarkan pengalaman wisata yang berbeda. Di sini, pengunjung tidak hanya dapat menikmati suasana religius yang khusyuk, tetapi juga panorama alam yang luar biasa, mulai dari perbukitan hijau, birunya Laut Bali, hingga kehadiran ratusan kera liar yang hidup bebas di sekitar kawasan pura.
Bagi pencinta wisata budaya dan spiritual, Pura Pulaki adalah destinasi yang wajib masuk dalam daftar perjalanan saat menjelajahi Bali Utara.
Deskripsi Pura Pulaki
Pura Pulaki merupakan salah satu pura penting bagi umat Hindu di Bali. Pura ini dipercaya memiliki hubungan erat dengan perjalanan suci Dang Hyang Nirartha, seorang pendeta Hindu yang berperan besar dalam perkembangan agama Hindu di Bali pada abad ke-16.
Kompleks pura berdiri di lereng bukit batu yang langsung menghadap laut. Posisi yang unik ini membuat suasana pura terasa sangat sakral sekaligus menenangkan. Saat berdiri di area pura, pengunjung dapat merasakan hembusan angin laut yang sejuk sambil menikmati pemandangan alam yang luas.
Selain sebagai tempat ibadah, Pura Pulaki juga menjadi salah satu ikon wisata budaya di Bali Utara yang menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.
Lokasi
Pura Pulaki terletak di Desa Banyupoh, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.
Lokasinya berada di jalur utama yang menghubungkan kawasan Singaraja dengan Pemuteran dan Gilimanuk. Karena berada di pinggir jalan raya utama, akses menuju pura relatif mudah dijangkau.
Jarak dari:
- Singaraja sekitar 50 kilometer.
- Denpasar sekitar 130 kilometer.
- Kawasan Pantai Pemuteran sekitar 10–15 menit perjalanan.
- Google Maps
Daya Tarik Utama Pura Pulaki
1. Dihuni Ratusan Kera Liar
Hal pertama yang langsung menarik perhatian wisatawan adalah keberadaan ratusan kera yang hidup bebas di sekitar pura.
Kera-kera ini sudah lama menjadi bagian dari kawasan Pura Pulaki dan dianggap sebagai penjaga alami pura. Mereka sering terlihat bergelantungan di pepohonan, duduk di tembok pura, atau berkeliaran di sekitar area parkir.
Meski menarik untuk dilihat, pengunjung tetap disarankan berhati-hati dan tidak membawa makanan terbuka atau barang mencolok.
2. Pemandangan Laut yang Menakjubkan
Berbeda dengan banyak pura lain yang berada di tengah pemukiman atau pegunungan, Pura Pulaki menawarkan panorama laut yang sangat indah.
Dari area pura, pengunjung dapat melihat hamparan Laut Bali yang biru membentang hingga ke cakrawala. Saat cuaca cerah, pemandangan ini menjadi latar sempurna untuk menikmati ketenangan dan keindahan alam.
3. Perpaduan Bukit dan Laut
Keunikan lain Pura Pulaki adalah posisinya yang berada di antara bukit dan laut.
Di belakang pura berdiri perbukitan hijau yang memberikan kesan megah dan alami. Sementara di depannya terbentang laut yang luas. Kombinasi dua elemen alam ini menciptakan suasana yang sangat khas dan sulit ditemukan di tempat lain.
4. Nilai Sejarah dan Spiritual
Pura Pulaki memiliki peran penting dalam sejarah perkembangan agama Hindu di Bali.
Banyak umat Hindu datang untuk bersembahyang dan melakukan perjalanan spiritual ke pura ini. Karena itu, suasana sakral masih sangat terasa meskipun kawasan ini juga menjadi tujuan wisata.
Jam Buka
Pura Pulaki dapat dikunjungi setiap hari.
Jam kunjungan umumnya:
- 08.00 – 18.00 WITA
Bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana lebih tenang, pagi hari menjadi waktu terbaik untuk berkunjung.
Baca Juga : AD dan ART Gerakan Pramuka; Mengenal, Mengerti, dan Memahami Isinya
Tiket Masuk
Tidak ada tiket masuk resmi yang besar seperti destinasi wisata komersial lainnya.
Biasanya pengunjung hanya memberikan:
Donasi sukarela
Biaya parkir kendaraan
Perkiraan biaya:
- Parkir motor: Rp2.000–Rp5.000
- Parkir mobil: Rp5.000–Rp10.000
Wisatawan yang memasuki area suci biasanya diwajibkan mengenakan kain dan selendang yang dapat dipinjam atau disewa di lokasi.
Cara Menuju Pura Pulaki
Dari Kota Denpasar:
- Denpasar → Mengwi → Bedugul → Singaraja → Gerokgak → Pura Pulaki
- Perjalanan memakan waktu sekitar 3–4 jam tergantung kondisi lalu lintas.
- Alternatif lain adalah melalui jalur:
Denpasar → Tabanan → Negara → Gilimanuk → Gerokgak
Banyak wisatawan memilih mengunjungi Pura Pulaki saat melakukan perjalanan menuju Pemuteran atau kawasan Bali Barat.
Wisata Terdekat

Setelah mengunjungi Pura Pulaki, kamu dapat melanjutkan perjalanan ke beberapa destinasi menarik di sekitarnya:
Wisata Alam
- Pantai Pemuteran
- Pantai Lovina
- Pantai Pasir Putih Pemuteran
Wisata Konservasi
- Taman Nasional Bali Barat
- Pulau Menjangan
Wisata Religi
- Pura Melanting
- Pura Kerta Kawat
Aktivitas yang Bisa Dilakukan
- Berburu Foto
Arsitektur pura yang unik dengan latar laut dan perbukitan membuat setiap sudutnya sangat fotogenik.
- Mengamati Kera
Melihat tingkah laku kera liar menjadi pengalaman menarik, terutama bagi keluarga yang membawa anak-anak.
- Menikmati Pemandangan
Duduk santai sambil menikmati panorama laut merupakan aktivitas favorit banyak pengunjung.
- Wisata Spiritual
Bagi umat Hindu, pura ini menjadi tempat penting untuk bersembahyang dan mencari ketenangan batin.
- Road Trip Bali Barat
Pura ini sering menjadi salah satu titik pemberhentian dalam perjalanan menjelajahi Bali Barat.
Tips Berkunjung
- Gunakan pakaian sopan saat memasuki area pura.
- Kenakan kain dan selendang sesuai aturan setempat.
- Simpan barang berharga dengan baik karena ada banyak kera.
- Jangan memberi makan kera sembarangan.
- Hormati umat yang sedang beribadah.
- Datang saat pagi atau sore untuk cuaca yang lebih nyaman.
Baca Juga : Mengenal Kemenuh Monkey River Bali, Wisata Sungai dan Monyet Liar yang
Kesimpulan
Pura Pulaki adalah destinasi yang memadukan keindahan alam, nilai sejarah, dan nuansa spiritual dalam satu tempat. Berdiri megah di antara perbukitan dan laut, pura ini menghadirkan pengalaman yang berbeda dari kebanyakan objek wisata di Bali.
Keberadaan ratusan kera liar, panorama laut yang memukau, serta suasana sakral yang masih terjaga menjadikan Pura Pulaki sebagai salah satu permata wisata budaya di Bali Utara. Bagi siapa saja yang ingin melihat sisi Bali yang lebih tenang, autentik, dan penuh makna, Pura Pulaki adalah destinasi yang layak untuk dikunjungi.
Di sini, setiap langkah tidak hanya membawa kamu menikmati keindahan alam, tetapi juga mengenal lebih dekat warisan budaya dan spiritual yang telah hidup selama berabad-abad di Pulau Dewata.










