Untuk body

Terpuruk Setahun Lebih, Pelaku Pariwisata di Lovina Mulai Jual Aset

  • Bagikan
Terpuruk Setahun Lebih, Pelaku Pariwisata di Lovina Mulai Jual Aset

BULELENG | TRIPONNEWS.com – Terpuruk Setahun Lebih, Pelaku Pariwisata di Lovina Mulai Jual Aset. Setelah satu tahun lebih ditutup karena pandemi Covid-19 yang melanda Dunia membuat pelaku bisnis pariwisata di Bali terpuruk termasuk kawasan pariwisata Bali Utara, Buleleng.

Sejumblah bisnis pariwisata seperti tempat penginapan ( hotel, villa ) dan restoran yang ada di Bali Utara mengalami kebangkrutan. Karena tidak adanya wisatawan yang berkunjung baik domestik maupun mancanegara.

Situasi memperhatinkan ini terjadi di kawasan Daerah Tujuan wisata ( DTW ) pantai Lovina desa kalibukbuk Buleleng. Daerah Tujuan Wisata Lovina yang menjadi Ikon pariwisata terkenal di Bali Utara sekarang telah mati suri.

Selain tidak ada kunjungan wisatawan, aktivitas wisata, akomodasi dan segala bisnis pariwisata sebagian Besar bangkrut dan mulai dijual. Pelaku pariwisata mulai menjual asetnya untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya,

Mereka semua beralih ke petani untuk memenuhi kebutuhan keluarganya, bahkan ada yang menjadi buruh serabutan. Menurut ketua Badan Pengelola Pariwisata Binaria Lovina Made Kardika ( 10/5/2021 ) mengatakan bahwa sejak maret 2020 awal pandemi, tingkat kunjungan wisatawan ke kawasan pariwisata lovina menurun drastis, hampir tidak ada kunjungan.

Baca Juga : Pariwisata Bali Langganan Prank, GMNI Menuntut DPRD Bali Tegas

Penutupan Daerah Tujuan Wisata Lovina dilakukan sejak awal pandemi maret 2020 sampai sekarang. Lovina sudah mati suri dan memang karena kebijakan pemerintah untuk menutup aktivitas pariwisata” katanya.

Harapan besar bagi pelaku pariwisata saat ini, dengan program vaksinasi masal yang sudah berjalan, diharapkan bisa membuat pariwisata pulih dan berangsur normal kembali. Karena banyak pelaku pariwisata di lovina telah menjual asetnya, karena tidak ada kunjungan wisatawan bahkan mereka tidak ada lahan pertanian. Jadi menjual aset terpaksa di lakukan untuk menunjang kebutuhan sehari-hari keluarga” Ujarnya.

  • Bagikan